Wakaf Online

Tugas Serta Wewenang Lembaga Wakaf di Indonesia

Dalam hal kebaikan untuk memberikan sebagian harta yang dicintainya, maka Allah senantiasa akan memberikan pahala yang berlipat ganda, serta akan menjadikan amalan kebaikan tersebut dalam bentuk amal jariah, yang mana meskipun orang yang telah memberikan harta tersebut (wakif) telah meninggal dunia, maka tidak akan terputus pahalanya, apabila seorang wakif tersebut mewakafkan hartanya untuk hal-hal yang bermanfaat dan berguna.

Dalam lembaga wakaf di Indonesia, telah ditetapkan tugas serta wewenang yang mana telah dijelaskan pada UU Nomor 41 tahun 2004, yaitu seperti berikut ini:

  • Melakukan sebuah pembinaan pada nazhir dalam hal mengelola serta mengembangkan pada harta benda yang telah di wakafkan.
  • Melakukan pengelolaan dan juga pengembangan yang bertaraf nasional maupun internasional.
  • Memberi persetujuan mengenai perubahan pada status dan peruntukan harta benda wakaf.
  • Mengganti dan memberhentikan nadzir.
  • Memberi persetujuan dalam hal penukaran harta benda wakaf.
  • Memberi saran dan pertimbangan pada pemerintah dalam hal penyusunan kebijakan pada bidang wakaf.

Badan Wakaf Indonesia

Mengenai tugas-tugas yang ada di atas maka haruslah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan syariat agama islam yang telah menentukan peraturan di atas. Dalam hal ini wakaf diberikan kepada lembaga untuk melakukan atau dalam kegiatan yang dapat bermanfaat bagi pemakainya. Dan dalam pemakaian nya pun juga tidak boleh dilakukan dengan cara yang sembarangan, karena segala hal kegiatan mengenai perwakafan sudah tertera peraturannya masing-masing.

Tugas dari lembaga itu sendiri yaitu memperhatikan serta memberi saran dan pertimbangan pada Menteri dan Majelis Ulama Indonesia yang telah tercantum dalam PP Nomor 42 tahun 2006 dalam hal melaksanakan beberapa langkah strategi, yaitu seperti yang ada di bawah ini.

  • Mempersiapkan sarana serta prasarana sebagai penunjang operasional nazhir wakif pada perseorangan, badan hukum maupun pada organisasi.
  • Menyusun motivasi, regulasi, pemberian fasilitas, pemberdayaan serta pengembangan pada harta benda yang telah di wakafkan dan pengkoordinasi.
  • Menyediakan fasilitas dalam proses sertifikasi wakaf.
  • Memberikan fasilitas mengenai masuknya dana-dana wakaf dari dalam maupun luar negeri untuk pengembangan dan pemberdayaan wakaf.

Mengenai tugas dan wewenang di atas tentu tidak mudah untuk di lakukan, karena segala hal nya membutuhkan tenaga orang yang professional, keseriusan, kerja sama, amanah, kejujuran serta strategi yang matang. Tanpa adanya strategi dan perencanaan yang matang, maka segala sesuatunya tidak dapat berjalan dengan baik. Sehingga pada lembaga wakaf yang ada di Indonesia pun telah menetapkan visi dan misinya demi membangun lembaga yang terpercaya dan amanah dalam hal mengembangkan tanggung jawabnya. Dengan begitu kepercayaan merupakan segala sesuatu yang harus dipertahankan dengan baik, karena kepercayaan merupakan bagian dari amanah.

You might also like