Manfaat Memonitor dan Memahami Pergerakan Harga Saham

Manfaat Memonitor dan Memahami Pergerakan Harga Saham

Dalam trading saham, kita mengenal istilah yang biasa disebut sebagai ‘monitoring’ saham atau ‘screening’ saham. Monitoring saham berarti Anda memantau pergerakan harga saham di Bursa Efek, termasuk saham-saham tertentu yang Anda pantau, termasuk IHSG-nya itu sendiri. Berikut manfaat memonitor dan memahami pergerakan harga saham

  1. Mendapat ilmu Baru

Monitoring dalam dunia saham bukan sekedar memantau pergerakan harga saham, tetapi juga menganalisis untuk seni administrasi yang harus Anda siapkan kedepan. Seringkali pemain saham hanya sekadar memonitor IHSG tanpa melihat dengan lebih cermat bagaimana pergerakan saham-saham yang ada di Bursa.

Ternyata di kala pemain saham membeli banyak saham di saat IHSG naik,  tetapi  sahamnya malah turun. Atau ketika trader melihat saham tertentu harganya turun sangat dalam, trader eksklusif membeli sahamnya alasannya ialah beranggapan sahamnya sudah diskon. Setelah dibeli, harganya justru eksklusif turun.

Jadi, jikalau Anda ingin beli saham, Anda harus dapat memonitoring saham dengan lebih cermat. Artinya, dengan melaksanakan monitor dan analisis saham dengan lebih cermat, Anda bukan hanya berpikir wacana ‘membeli saham’, tapi Anda juga akan tahu ‘kapan keluar dari situasi market yang masih kurang mendukung’ dan ‘kapan harus wait and see’.

  1. Penanda Arah Pasar

Bisa dikatakan bahwa IHSG ini adalah nilai rata-rata yang merepresentasikan harga saham, kurang lebih sama dengan BEJ. Untuk melihat kondisi bursa paling mudah memang dengan melihat pergerakan yang terjadi di sini. Selain itu, Anda juga bisa melihat pergerakan harga saham melalui beberapa aplikasi yang tersedia.

Sebagai contoh, sistem monitoring saham adalah alat yang bisa membantu Anda untuk mengkalkulasi nilai saham, serta keuntungan atau kerugian yang Anda peroleh dari investasi saham Anda saat ini. Harga saham diperbarui secara real time. Semua data akan disimpan menggunakan metode penyimpanan cookie.

  1. Untuk Mengukur Tingkat Keuntungan

Bermain dengan investasi memang tak akan jauh-jauh dari untung dan rugi, semuanya akan sangat diperhitungkan. Keuntungan bisa dilihat bahkan sebelum Anda menjual saham tersebut, yaitu melalui IHSG, karena nilai yang tertera sudah jelas dan bisa dihitung sendiri jika Anda memutuskan untuk menjualnya.

Seperti dijelaskan pada poin pertama, jika Anda sudah memiliki ilmu dalam menganalisa, maka Anda akan dengan mudah untuk menetapkan keuntungan sesuai dengan keinginan Anda. Tetapi di sini Anda akan mendapatkan ilmu baru yaitu perhitungan persentase keuntungan atau kerugian pada saham yang kita pantau

  1. Sebagai Tolak Ukur Kinerja Portofolio

Khususnya jika Anda memilih jenis investasi saham Mayora, ini nantinya bisa menjadi tambahan portofolio bagi MI atau manager investasi, bagaimana keadaan saham selama rentan waktu 5 tahun terakhir yang sudah dikelola. Mengukur kinerja portofolio menjadi hal wajib untuk para investor. Anda akan mendapat ilmu baru lagi di sini.

Jack L. Treynor adalah orang yang menyediakan pengukur komposit kinerja portofolio yang juga memperhitungkan risiko. Tujuan Treynor adalah menemukan ukuran kinerja yang dapat diaplikasikan kepada seluruh investor, tidak mempedulikan preferensi risiko personal. Seperti komponen risiko, yaitu risiko yang dihasilkan dari fluktuasi di pasar dan risiko yang muncul dari individual.

  1. Lebih Memahami Siklus Perputaran Harga Saham

Seperti pada kehidupan sehari-hari, tren selalu mengalami perubahan dan pengulangan, tidak terkecuali dalam dunia pasar modal, tren yang ada selalu berubah dan berulang, baik itu tren naik, tren turun, ada siklusnya tersendiri.

Naik turunnya saham individual, maupun pasar saham adalah hasil dari tahap-tahap perputaran di pasar saham. Perputaran ini dapat memberi petunjuk saat terbaik untuk membeli saham dan saat terbaik untuk menjualnya. Secara umum, siklus tren yang berlangsung di pasar saham terbagi menjadi 4 tahap yaitu:

  • Tahap satu: Tahap Awal Pendakian
  • Tahap dua: Tahap Kenaikan
  • Tahap tiga: Tahap Jenuh
  • Tahap empat: Tahap Penurunan

Mungkin itu tadi beberapa manfaat yang Anda dapatkan dari memonitoring dan memahami pergerakan harga saham. Jika Anda melakukan investasi saham Mayora pasti Anda akan lebih sering memantaunya. Semoga sukses!

You might also like