Calon Ibu Harus Pelajari Perkembangan Anak

Calon Ibu Harus Pelajari Perkembangan Anak

Ibu ingin yang terbaik untuk anak anda, bukan? Tentu saja! Namun, membesarkan anak bisa menjadi tugas yang berat. Ada banyak hal yang harus anda perhatikan, seperti keamanan, nutrisi, kepercayaan diri, pendidikan dan sosialisasi si anak. Maka, tidak mengherankan jika orang tua sering kali khawatir apakah mereka bisa menuntun anak hingga bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik seperti seharusnya seorang anak yang bahagia. Oleh karenanya, orang tua, terutama ibu harus tahu siklus tumbuh kembang anak dan mempelajarinya dari berbagai sumber.

Sebagai orang tua hal yang pertama kali anda harus pahami adalah setiap anak bertumbuh dan berkembang secara berbeda-beda. Anak-anak meraih momen tumbuh kembang mereka dengan cara mereka sendiri-sendiri, tidak bisa disamakan. Misalnya, anak A sudah bisa berjalan, anak B belum. Ini tidak berarti anak B tidak lebih hebat dari anak A, karena setiap anak itu unik dan memiliki cara berkembang berbeda-beda. Yang pasti ornag tua harus tahu usia tumbuh kembang anak.

Namun, orang tua tetap harus memantau perkembangan anak dan menyesuaikannya dengan tonggak tumbuh kembang anak. Ini penting untuk mendeteksi adanya hal-hal yang tidak diinginkan atau demi menggali potensi yang dimiliki anak. Berikut ini contoh tonggak usia tumbuh kembang anak.

Usia 0-3 bulan

Di usia ini anak anda mulai banyak senyum dan melihat objek-objek di sekelilingnya. Bayi usia ini suka melihat wajah dan warna-warna yang terang, mengoceh dan mendengarkan suara-suara ibu, menggayuh tangan dan anggota badan orang yang menggendongnya, juga mengangkat kepala.

Usia 4-6 bulan

Di usia ini bayi anda sudah lebih banyak tertawa dan bercanda, juga menirukan suara yang ia dengar. Posisi duduknya sudah tegak dan bisa berguling-guling dengan nyaman di kasur. Bayi usia ini juga suka memasukkan apa saja ke mulutnya.

Usia 7-12 bulan

Di masa ini anak anda mulai belajar merangkak kemudian berjalan. Mereka suka mendengarkan lagu, ikut bernyanyi dan menari. Mereka sudah bisa melambaikan tangan dan suka bermain petak umpet, menengok bila dipanggil, menyembunyikan mainan, dan bergerak aktif.

Usia 1-2 tahun

Saat ini balita anda sudah memahami bahasa. Mereka sudah mulai belajar bicara, suka mendengar cerita, bermain game, dan bermain kuda-kudaan. Anak anda semakin aktif berjalan, berlari, bahkan memanjat. Mereka sudah suka membaca buku bergambar dan bisa makan sendiri meski belum rapi. Di usia ini mereka juga sudah bersosialisasi dengan teman sebaya.

You might also like