5 Teknik Perawatan Kucing Persia Yang Perlu Anda Tahu

Anda tahu kucing Persia? Kucing cantik menggemaskan dengan bulu lebat menawan. Banyak sekali beredafoto-foto atau bahkan video yang menampilkan kelucuan kucing ini, baik tingkahnya maupun bentuknya. Anda mungkin berkehendak untuk memilikinya, terlepas dari harganya yang tidak murah. Namun berhubung hewan jenis ini membutuhkan perlakukan khusus, Anda perlu mencermati teknik perawatan kucing persia di bawah ini.

  1. Bulu Kucing Persia Harus Disisir Tiap Hari

Bulu kucing Persia yang lebat dan panjang memerlukan perawatan intensif bila tidak ingin terjadi rontok, ketombean dan masalah bulu yang lainnya. Untuk itu usahakan Anda menyisir bulunya setiap hari menggunakan sisir logam demi menghindari bulu kusut.

Selain mengurangi ketampanan kucing Anda, bulu yang kusut bisa membuatnya terluka. Nah, untuk membuatnya tetap harum, seka dengan tisu bayi. Terakhir bila terlanjur kusut, serahkan penanganan pada profesional.

  1. Siapkan Makanan Khusus Untuknya

Perutnya yang sensitif akan membuatnya muntah bila tidak diberi makanan yang tepat. Pengaturan makanannya sebaiknya disesuaikan dengan makanannya ketika berada di alam liar. Contohnya seperti daging sapi giling, daging ayam dan lainnya, dengan catatan dalam keadaan ‘mentah’. Manfaat dari pengaturan makanan ini adalah meningkatkan kesehatan gigi, mengontrol berat badan, mengurangi bau badan dan tentu saja membuatnya selalu berenergi.

Meskipun daging mentah bagus untuk kucing persia namun Anda perlu bertahap membiasakannya. Terlebih bila kucing Anda terbiasa diberi makanan kaleng. Ajari perlahan sampai ia terbiasa. Selanjutnya Anda juga perlu untuk membuang daging yang tak termakan dan persediaan selalu disimpan dalam lemari es. Tentu saja, kecuali Anda akan membiarkan dia terserang penyakit dan muntah-muntah. Siapa yang tega?

  1. Luangkan Waktu Untuk Bermain-Main

Kucing membutuhkan kegiatan yang menyalurkan naluri untuk berekspresi. Sementara kucing yang Anda pelihara di dalam rumah tentu saja terbatas dalam menyalurkan instingnya. Lama-lama ia bisa kehilangan kepekaan dan mudah stress. Anda bisa ‘menghiburnya’ dengan cara memutar musik, memberinya mainan yang bisa ia mainkan sendiri. Anda juga bisa mengajaknya bermain-main dengan benda-benda yang Anda gerakkan. Selain itu Anda boleh memberinya akses keluar rumah juga memungkinkan. Kala-kala berjemur juga perlu untuknya.

  1. Jagalah Kebersihan Kandang

Seperti halnya kucing-kucing jenis lain, tentu saja ia menyenangi suasana yang menyenangkan. Terlebih tabiatnya tidak menyukai lingkungan yang kotor dan lembab. Apalagi ia termasuk jenis kucing yang suka berdiam diri saja dan tak banyak gerak.

Kemungkinan besar ia akan sering berada di dalam kandangnya sendiri. Anda tidak mau bukan, bila ia berakhir dengan bulu kusut dan lengket, atau menebar bau tak sedap. Jadi, kandang yang ukurannya sesuai dengan tubuhnya saja tidak cukup. Jangan malas-malas membersihkan kandangnya.

  1. Periksakan Kesehatan

Kucing persia kebanyakan tidak memiliki masalah kesehatan yang berat dan mengkahwatirkan. Namun tetap saja Anda terkadang perlu cek kesehatannya di dokter hewan. Ada beberapa penyakit yang bisa menyerangnya seperti penyakit Ginjal Polikistik, berupa ginjal membesar yang menyebabkan gagal ginjal. Munculnya kista penyebab ginjal membesar bisa jadi diturukan oleh induknya. Selain itu ada pula masalah batu saluran kemih, maupun masalah pinggul.

Penyakit lain yang bisa nampak adalah mata berair. Tisu bayi yang halus bagus untuk membersihkan air matanya. Bila Anda tidak memperhatikan hal itu, lama kelamaan Kucing kesayangan Anda bisa mengalami kesulitan bernafas. Berkaca dari hal itu, ternyata kucing ini perlu, bukan, dibawa ke dokter hewan untuk sekedar memantau kesehatannya.

Kucing terkenal sedunia ini memang tidak mau sekedar dipelihara seperti halnya kcing-kucing liar yang bisa diberi perlakuan ala kadarnya. Perawatan kucing ini juga barangkali tidak terbilang murah. Namun demi melihat bentuk tubuhnya yang serba bulat dan imut Anda mungkin tidak mempermasalahkan soal pengeluaran itu. Apalagi kucing Persia sangat ramah dan mudah beradaptasi dengan pemilik barunya.

Sebelum Anda membelinya, lebih baik Anda banyak mencari referensi ataupun belajar dari teman-teman yang memiliki hobi sejenis. Setelah memilikinya, sering-sering bawa lakukan beberapa hal di atas demi terciptanya kebahagiaan Anda sebagai pemilik, maupun dia sebagai peliharaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Selamat memelihara kucing.

You might also like